Jumat, 03 Juli 2020

Soal, Kisi-Kisi dan Rubrik penilaian IPS kelas V Semester 1 KI dan KD 3.1 dan 3.4

EVALUASI PEMBELAJARAN IPS SD RANAH KOGNITIF KELAS V DENGAN KI 3.1 DAN KD 4.1

 



 

 

 

Dosen Pengampu        : Risky Dwiprabowo, M.Pd

Mata Kuliah                :  Pendidikan IPS SD

 

Disusun Oleh :

Nama                           : Ratna Eka Tungga Dewi

NPM                           : 20178600017

Kelas                           : PGSD Reg 6C

 

 

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR  (PGSD)

SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN ( STKIP )

KUSUMA NEGARA JAKARTA

2020


Minggu, 29 Maret 2020

Isu Global Warming




Belakangan ini, bumi kita sedang mengalami sebuah fenomena besar yakni pemanasan global (Global Warming), terjadinya pemanasan global ini diikuti dengan peristiwa perubahan iklim global (Climate Changes). Intergovernmental Panel on Climate Change(2001) menyatakan bahwa perubahan iklim merujuk pada variasi rata - rata kondisi iklim suatu tempat atau pada variabilitasnya yang nyata secara statistik untuk jangka waktu yang panjang (biasanya dekade atau lebih). Selain itu juga diperjelas bahwa perubahan iklim mungkin karena proses alam internal maupun ada kekuatan eksternal, atau ulah manusia yang terus menerus merubah komposisi atmosfer dan tata guna lahan.

Pemanasan global (Global Warming), yaitu fenomena peningkatan temperatur global dari tahun ke tahun karena terjadinya efek rumah kaca (Greenhouse Effect) yang disebabkan oleh meningkatnya emisi gas rumah kaca (GRK). Menurut Sejati (2011) ada enam jenis gas yang digolongkan sebagai GRK, yaitu karbondioksida (CO2), metana (CH4), dinitrooksida (N2O), sulfurheksafluorida (SFx), perfluorokarbon (PFC) dan hidrofluorokarbon (HFC). Peningkatan emisi GRK di sebabkan karena aktivitas manusia maupun peristiwa-peristiwa alam yang berkontribusi bagi peningkatan emisi GRK tersebut.

Banyak sekali hal yang berkontribusi dalam peningkatan terjadinya pemanasan global (Global Warming) baik itu alamiah maupun ulah manusia itu sendiri. Kegiatan perindustrian, peternakan, pembakaran bahan bakar fosil pada kendaraan bermotor, serta penebangan hutan. Semua kegiatan tersebut merupakan penghasil emisi gas rumah kaca di atmosfer. Menurut Rosegrent, dkk. (2008) secara global, emisi GRK merupakan kontribusi dari berbagai sektor kehidupan. Sektor energi memberikan kontribusi sebesar 63%, sektor kehutanan dan alih fungsi lahan sebesar 18%, sektor pertanian sebesar 13%, sektor industri dan sampah rumah tangga masing-masing sebesar 3%.
Gas rumah kaca yang dihasilkan akan menahan panas dari matahari, dan tidak terpantulkan kembali ke angkasa. Semakin banyak gas yang terkumpul di atmosfer, maka akan semakin banyak panas terperangkap, sehingga menyebabkan terjadinya peningkatan suhu.
Peningkatan suhu global rata-rata ini akan berimbas pada semakin ekstrimnya perubahan cuaca dan iklim bumi, yang ditandai dengan menipisnya lapisan ozon, terjadinya El-Nino, mencairnya es di kutub utara dan kutub selatan. Pola curah hujan berubah-ubah tanpa dapat diprediksi sehingga menyebabkan banjir di satu tempat, tetapi kekeringan di tempat yang lain.

Seperti di Indonesia, telah terjadi perubahan iklim yang tidak menentu akibat dari pemanasan global tersebut (Global Warming). Negara Indonesia memiliki dua musim, yaitu musim hujan dan musim kemarau. Dari kedua musim ini pada dasarnya terjadi selama 6 bulan untuk masing-masing musim. Musim hujan dimulai dari bulan November -- Maret dan musim kemarau dimulai dari bulan Oktober -- April. Namun saat ini, karena adanya fenomena pemanasan global (Global Warming), iklim di Indonesia pun menjadi tidak teratur dan sulit diprediksi.

Selain dari fenomena pemanasan global (Global Warming), dikenal pula sebuah fenomena yang disebut pendinginan global atau Global Cooling.Kata Global Cooling memang masih asing di telinga masyarakat, namun fenomena ini penting untuk diketahui semuanya.

 Menurut beberapa pemerhati lingkungan, Global Cooling merupakan titik balik dari pemanasan global. Global Cooling merujuk kepada Geophysical Theory oleh James Dwight Dana dan juga merujuk kepada Contracting EarthTheory. Teori terakhir Contracting Earth Theory bertolak belakang dengan Expanding Earth Hypothesis yang disebut di sekitar tahun 1950-1960 oleh S. Warren Carey, seorang ahli geologi Australian yang sejalan dengan teori Big Bang, yaitu teori asal muasal terjadinya alam.

Pendinginan global (Global Cooling) adalah fenomena menurunnya tingkat suhu udara yang sangat drastis, secara alami suhu bumi lebih rendah dari rata-rata suhu biasanya. Selain itu, proses pemanasan global yang melelehkan es di bebebapa daratan juga di prediksikan akan memicu pendinginan global.

Pendinginan global terjadi setelah fenomena pemanasan global (Global Warming) berakhir. Kedua fenomena terjadi karena aktivitas yang dilakukan alam itu sendiri. Alam mempunyai aktivitas sehingga matahari juga mempunyai siklus pendinginan matahari yang dikenal dengan Little Ice Age (LIA). Bintik-bintik hitam yang disebut bintik matahari dan Flare yang menjadi indikasi aktivitas matahari. Peristiwa Little Ice Age (LIA) sudah pernah terjadi pada tahun 1650-1850 dan terjadi setiap 200-250 tahun sekali. Sehingga, para ilmuwan memprediksi peristiwa ini akan terjadi lagi pada tahun 2030 dan 2040.

Cahaya matahari minimum yang menyebabkan terjadinya pendinginan secara signifikan  merupakan bukti langsung yang ditemukan oleh pusat penelitian di German GFZ. Cahaya matahari minimum adalah kondisi saat posisi bumi berada pada titik terjauh dari matahari yang mengakibatkan berkurangnya intensitas matahari terhadap bumi sehingga suhu di bumi akan mengalami pendinginan mendadak beberapa derajat. Hal ini tentu berlawanan dengan pemanasan global dan memicu pembentukan zaman es.

Fenomena pemanasan global (Global Warming)merupakan suatu permasalahan yang harus diselesaikan karena memiliki banyak dampak negatif terhadap bumi, sehingga para ilmuwan di Inggris dan Amerika Serikat mencari solusi serta meneliti molekul yang dapat mengatasi pemanasan global. Namun, ilmuwan yang berasal dari Jerman dan peneliti dari Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia, Vladimir Kotlyakov mengatakan peristiwa Little Ice Age (LIA) dengan sendirinya membantah isu pemanasan global akan berlanjut sampai akhir abad ini.

Namun demikian, kita juga harus melakukan suatu mitigasi untuk meminimalisir dampak dari pemanasan global (Global Warming). Bagaimana cara kita untuk mengurangi dampak yang sudah terjadi di bumi ini ? Cara yang dapat kita lakukan yakni dengan mengadakan reboisasi atau penanaman pohon kembali, yang bermanfaat dalam penangkapan dan penyimpanan CO2 untuk mengurangi efek rumah kaca.

Kita dapat meningkatkan efisiensi energi untuk membantu mengimbangi kenaikan konsumsi energi, seperti mengurangi penggunaan AC atau listrik. Selain itu, dapat dengan memperkuat fasilitas produksi energi untuk menahan peningkatan banjir, angin, petir, tekanan badai. Itulah sebagian kecil hal-hal yang dapat kita lakukan, masih banyak lagi kegiatan positif yang dapat dilakukan untuk menjaga bumi kita ini.
Fenomena pemanasan global (Global Warming)merupakan suatu permasalahan yang harus diselesaikan karena memiliki banyak dampak negatif terhadap bumi, sehingga para ilmuwan di Inggris dan Amerika Serikat mencari solusi serta meneliti molekul yang dapat mengatasi pemanasan global. Namun, ilmuwan yang berasal dari Jerman dan peneliti dari Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia, Vladimir Kotlyakov mengatakan peristiwa Little Ice Age (LIA) dengan sendirinya membantah isu pemanasan global akan berlanjut sampai akhir abad ini.


Namun demikian, kita juga harus melakukan suatu mitigasi untuk meminimalisir dampak dari pemanasan global (Global Warming). Bagaimana cara kita untuk mengurangi dampak yang sudah terjadi di bumi ini ? Cara yang dapat kita lakukan yakni dengan mengadakan reboisasi atau penanaman pohon kembali, yang bermanfaat dalam penangkapan dan penyimpanan CO2 untuk mengurangi efek rumah kaca.

Kita dapat meningkatkan efisiensi energi untuk membantu mengimbangi kenaikan konsumsi energi, seperti mengurangi penggunaan AC atau listrik. Selain itu, dapat dengan memperkuat fasilitas produksi energi untuk menahan peningkatan banjir, angin, petir, tekanan badai. Itulah sebagian kecil hal-hal yang dapat kita lakukan, masih banyak lagi kegiatan positif yang dapat dilakukan untuk menjaga bumi kita ini.


sumber :

Rabu, 11 Maret 2020

FAKTA DAN PERISTIWA

FAKTA DAN PERISTIWA 
YANG BERKAITAN DENGAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL 
SEKOLAH DASAR KELAS TINGGI



Dosen Pembimbing :Risky Dwiprabowo, M. Pd.

Disusun oleh:
Ratna Eka Tungga Dewi
20178600017


Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar  (PGSD)
Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan
Kusuma Negara Jakarta
2020









KATA PENGANTAR

            Pendidikan sangat penting untuk seluruh masyarakat pada umumnya dan pelajar pada khususnya. Karena sebuah pendidikan akan melahirkan sebuah karakter yang berkualitas jika pendidikan itu diterima dengan kualitas yang baik. Pendidikan sangat berguna di berbagai kalangan masyarakat. Pendidikan itu bisa didapatkan di sekolah, lingkungan rumah, tempat pembelajaran non formal dan lain-lain. Pada era modern ini, sudah banyak masyarakat yang mengerti akan pentingnya Ilmu pengetahuan Sosial. IPS bukan hanya sekerdar bagaimana cara manusia menjadi makhluk sosial namun lebih dari itu IPS mempunyai banyak sekali cabang ilmu. Fakta dan peristiwa yang berkaitan dengan IPS SD Sangatlah penting kita ketahui supaya tahu mengenai fakta dan peristiwa yang dijelaskan pada mata pelajaran IPS di Sekolah Dasar.
            Makalah ini dibuat guna memenuhi tugas individu pada mata kuliah Pendidikan IPS SD di STKIP Kusuma Negara program studi Pendidikan Guru Sekolah dasar yang dengan membuat ini Saya dibimbing oleh Bapak Dosen Risky Dwipabowo, M.Pd. . Semoga makalah ini dapat berguna baik bagi Kami maupun untuk kepentingan umum.




Jakarta, Maret 2020



Penulis







BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang

Makalah ini Kami sebagai tugas presentasi Saya di Kelas PGSD Reguler 6C dalam mata kuliah Pendidikan IPS SD



B. Tujuan dan Manfaat 
Saya harap makalah ini dapat berguna dan dan dapat menjadi pelajaran mengenai fakta dan peristiwa yang berkaitan dengan IPS SD yang akan dibahas pada mata kuliah Pendidikan IPS SD yang dapat penambah wawasan Kami pada khususnya dan orang banyak pada umumnya. Semoga makalah ini dapat mencapai tujuan dalam pengaplikasian  fakta dan peristiwa yang berkaitan dengan IPS SD.  dengan judul materi "FAKTA DAN PERISTIWA  YANG BERKAITAN DENGAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL SEKOLAH DASAR KELAS TINGGI"



BAB II
PEMBAHASAN

Fakta (bahasa Latin: factus) ialah segala sesuatu yang tertangkap oleh indra manusia atau data keadaan nyata yang terbukti dan telah menjadi suatu kenyataan. Catatan atas pengumpulan fakta disebut data.
Fakta seringkali diyakini oleh orang banyak (umum) sebagai hal yang sebenarnya, baik karena mereka telah mengalami kenyataan-kenyataan dari dekat maupun karena mereka dianggap telah melaporkan pengalaman orang lain yang sesungguhnya.
Dalam istilah keilmuan fakta adalah suatu hasil pengamatan yang objektif dan dapat dilakukan verifikasi oleh siapapun.
FAKTA, merupakan tingkat yang paling rendah dari suatu abstraksi, dan tidak memiliki konotasi nilai. Contoh, negara Indonesia adalah negara kepulauan.

Fakta Yang Berkaitan Dengan Ilmu Pengetahuan Sosial  Sekolah Dasar Kelas Tinggi contohnya adalah Indonesia merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945.

Peristiwa Yang Berkaitan Dengan Ilmu Pengetahuan Sosial  Sekolah Dasar Kelas Tinggi contohnya adalah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dilaksanakan pada hari Jumat, 17 Agustus 1945 tahun Masehi, atau tanggal 17 Agustus 2605 menurut tahun Jepang, yang dibacakan oleh Soekarno dengan didampingi oleh Drs. Mohammad Hatta bertempat di sebuah rumah hibah dari Faradj bin Said bin Awadh Martak di Jalan Pegangsaan Timur 56, Jakarta Pusat.

Kata-kata dan deklarasi proklamasi tersebut harus menyeimbangkan kepentingan kepentingan internal Indonesia dan Jepang yang saling bertentangan pada saat itu. Proklamasi tersebut menandai dimulainya perlawanan diplomatik dan bersenjata dari Revolusi Nasional Indonesia, yang berperang melawan pasukan Belanda dan warga sipil pro-Belanda, hingga Belanda secara resmi mengakui kemerdekaan Indonesia pada tahun 1949. Pada tahun 2005, Belanda menyatakan bahwa mereka telah memutuskan untuk menerima secara de facto tanggal 17 Agustus 1945 sebagai tanggal kemerdekaan Indonesia. Namun, pada tanggal 14 September 2011, pengadilan Belanda memutuskan dalam kasus pembantaian Rawagede bahwa Belanda bertanggung jawab karena memiliki tugas untuk mempertahankan penduduknya, yang juga mengindikasikan bahwa daerah tersebut adalah bagian dari Hindia Timur Belanda, bertentangan dengan klaim Indonesia atas 17 Agustus 1945 sebagai tanggal kemerdekaannya. Dalam sebuah wawancara tahun 2013, sejarawan Indonesia Sukotjo, antara lain, meminta pemerintah Belanda untuk secara resmi mengakui tanggal kemerdekaan pada 17 Agustus 1945. Perserikatan Bangsa-Bangsa mengakui tanggal 27 Desember 1949 sebagai tanggal kemerdekaan Indonesia.

Naskah proklamasi ditandatangani oleh Sukarno (yang menuliskan namanya sebagai "Soekarno" menggunakan ortografi Belanda) dan Mohammad Hatta, yang kemudian ditunjuk sebagai presiden dan wakil presiden berturut-turut sehari setelah proklamasi dibacakan.

Hari Kemerdekaan dijadikan sebagai hari libur nasional melalui keputusan pemerintah yang dikeluarkan pada 18 Juni 1946


Kamis, 05 Maret 2020

Ruang Lingkup Perkembangan Kurikulum IPS Di Sekolah Dasar



RUANG LINKUP PERKEMBANGAN KURIKULUM IPS DI SEKOLAH DASAR



Dosen Pembimbing :Risky Dwiprabowo, M. Pd.

Disusun oleh:
Ratna Eka Tungga Dewi
20178600017
                                                          

Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar  (PGSD)
Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan
Kusuma Negara Jakarta
2020







KATA PENGANTAR

            Pendidikan sangat penting untuk seluruh masyarakat pada umumnya dan pelajar pada khususnya. Karena sebuah pendidikan akan melahirkan sebuah karakter yang berkualitas jika pendidikan itu diterima dengan kualitas yang baik. Pendidikan sangat berguna di berbagai kalangan masyarakat. Pendidikan itu bisa didapatkan di sekolah, lingkungan rumah, tempat pembelajaran non formal dan lain-lain. Pada era modern ini, sudah banyak masyarakat yang mengerti akan pentingnya Ilmu pengetahuan Sosial. IPS bukan hanya sekerdar bagaimana cara manusia menjadi makhluk sosial namun lebih dari itu IPS mempunyai banyak sekali cabang ilmu. Pekembangan Kurikulum IPS di Sekolah Dasar Sangatlah penting kita ketahui supaya tahu sampai mana perkemangannya dimasa sekarang dan yang akan dating.
            Makalah ini dibuat guna memenuhi tugas individu pada mata kuliah Pendidikan IPS SD di STKIP Kusuma Negara program studi Pendidikan Guru Sekolah dasar yang dengan membuat ini Saya dibimbing oleh Bapak Dosen Risky Dwipabowo, M.Pd. . Semoga makalah ini dapat berguna baik bagi Kami maupun untuk kepentingan umum.




Jakarta, Maret 2020


Penulis







BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Makalah ini Kami sebagai tugas presentasi Saya di Kelas PGSD Reguler 6C dalam mata kuliah Pendidikan IPS SD
B. Tujuan dan Manfaat 
Saya harap makalah ini dapat berguna dan dan dapat menjadi pelajaran mengenai Ruang Lingkup Perkembangan IPS SD yang akan dibahas pada mata kuliah Pendidikan IPS SD yang dapat penambah wawasan Kami pada khususnya dan orang banyak pada umumnya. Semoga makalah ini dapat mencapai tujuan dalam pengaplikasian Ruang Lingkup Perkembangan IPS SD yang dapat di aplikasikan di Sekolah dasar. dengan judul materi “Ruang Lingkup Perkembangan IPS SD”.


BAB II
PEMBAHASAN

Istilah Kurikulum yang berasal dari bahasa latin “curriculum” semula berarti “a running course, or race course, especially a chariot race course” dan terdapat pula dalam bahasa Prancis “courier” artinya “to run, berlari”. Kemudian istilah itu digunakan untuk sejumlah  “courses” atau mata pelajaran yang harus ditempuh untuk mencapai suatu gelar atau ijazah. Secara tradisional Kurikulum diartikan sebagai mata pelajaran yang diajarkan di sekolah. Pengertian Kurikulum yang dianggap tradisional masih banyak dianut di Indonesia. Menurut Harold Alberty dan John Kerr Kurikulum yaitu segala pengalaman anak di sekolah di bawah bimbingan sekolah.

Kurikulum bukanlah buku, Kurikulum bukanlah sekadar dokumen yang dicetak. Untuk mengetahui kurikulum sekolah tidak cukup mempelajari buku kurikulumnya, melainkan juga apa yang terjadi di sekolah, di dalam kelas, di luar kelas, kegiatan-kegiatan di lapangan atau aula dan sebagainya.

Kurikulum adalah perangkat mata pelajaran dan program pendidikan yang diberikan oleh suatu lembaga penyelenggara pendidikan yang berisi rancangan pelajaran yang akan diberikan kepada peserta pelajaran dalam satu periode jenjang pendidikan


Fungsi Kurikulum

Dalam pendidikan, kurikulum memiliki beberapa fungsi yang sangat penting. Adapun beberapa fungsi kurikulum adalah sebagai berikut:
1. Fungsi Penyesuaian
Dalam hal ini, pengertian kurikulum berfungsi sebagai alat penyesuaian (the adjustive or adaptive function) adalah kemampuan dalam menyesuaikan diri dengan perubahan yang terjadi di lingkungan yang dinamis.
2. Fungsi Integrasi
Dalam hal ini, yang dimaksud dengan fungsi integrasi (the integrating function) dalam kurikulum adalah suatu alat pendidikan yang dapat menciptakan individu-individu yang utuh, dapat diandalkan, dan berintegrasi di masyarakat umum.
3. Fungsi Diferensiasi
Dalam hal ini, yang dimaksud dengan fungsi diferensiasi (the diferentiating function) dalam kurikulum adalah suatu alat yang dapat memberikan pelayanan terhadap perbedaan-perbedaan pada setiap siswa yang harus dilayani dan dihargai.
4. Fungsi Persiapan
Dalam hal ini, yang dimaksud dengan fungsi persiapan (the propaeduetic function) dalam kurikulum adalah sebagai alat pendidikan yang dapat mempersiapkan para siswa ke jenjang pendidikan berikutnya, serta dapat mempersiapkan diri agar dapat hidup di dalam masyarakat.
5. Fungsi Pemilihan
Dalam hal ini, yang dimaksud dengan fungsi pemilihan (the selective function) dalam kurikulum adalah adanya kesempatan bagi para siswa untuk memilih program belajar sesuai dengan minat dan bakatnya.
6. Fungsi Diagnostik
Dalam hal ini, yang dimaksud dengan fungsi diagnostik (the diagnostic function) dalam kurikulum adalah sebagai alat pendidikan yang dapat memahami dan mengarahkan potensi para siswa, serta memahami kelemahan dirinya dan memperbaikinya.

Manfaat Kurikulum

1. Manfaat Kurikulum Bagi Guru
  • Kurikulum dapat digunakan sebagai pedoman untuk merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi hasil kegiatan pembelajaran.
  • Kurikulum dapat membantu memberikan pemahaman kepada tenaga pengajar dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya.
  • Kurikulum dapat mendorong tenaga pengajar untuk lebih kreatif dalam proses belajar-mengajar.
  • Kurikulum dapat membantu menunjang pengajaran agar lebih baik.
2. Manfaat Kurikulum Bagi Sekolah
  • Kurikulum akan mendorong sekolah untuk menyukseskan penyelenggaraan pendidikan KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan).
  • Kurikulum akan membuka peluang bagi pihak sekolah untuk mengembangkan kurikulum sesuai dengan kebutuhan.
  • Kurikulum dapat digunakan sebagai alat dalam upaya pencapaian tujuan program pendidikan.
3. Manfaat Kurikulum Bagi Masyarakat
  • Kurikulum dapat dijadikan pedoman atau standar bagi orang tua dalam membimbing proses belajar anaknya.
  • Kurikulum memungkinkan masarakat untuk ikut berpartisipasi dalam mengembangkan dan menyempurnakan program pendidikan, yaitu melalui kritik dan saran membangun.

Ruang Lingkup Kurikulum IPS SD
  • Kurikulum 1964 dan 1968, IPS diajarkan sejak kelas I SD.
  • Kurikulum 1975, PKn dipisah dari IPS dan dinamai PMP. PMP diajarkan sejak kelas I tetapi IPS mulai kelas III
  • Kurikulum 1986, sejarah lokal tetap berada dalam IPS, tetapi sejarah nasional menjadi sub bidang studi tersendiri dan diajarkan mulai kelas IV
  • Kurikulum 1994, IPS diajarkan mulai kelas III, materinya terintegrasi yang ditunjang oleh berbagai disiplin ilmu.
  • Kurikulum 2002 adalah  KBK, IPS diajarkan mulai kelas I.
  • Kurikulum 2006 adalah KTSP, yang mempunyai prinsip pengembangan dan terpadu dan tanggap terhadap perkembangan IPTEK.
  • Kurikulum 2013 semua mata pelajaran dilebur dalam satu pelajaran tematik
    • Kelas 1-2 materi diintegrasikan ke dalam pelajaran bahasa Indonesia, PKN dan Matematika
    • Kelas 3-6  materi IPS terdapat KD muatan pelajaran IPS diintegrasikan dalam pembelajaran tematik





Sumber : 
- Wikipedia.com