Sabtu, 28 November 2015

Microsoft Power Point

Microsoft PowerPoint

 Microsoft PowerPoint atau Microsoft Office PowerPoint atau PowerPoint adalah sebuah program komputer untuk presentasi yang dikembangkan oleh Microsoft di dalam paket aplikasi kantoran mereka, Microsoft Office, selain Microsoft Word, Excel, Access dan beberapa program lainnya. PowerPoint berjalan di atas komputer PC berbasis sistem operasi Microsoft Windows dan juga Apple Macintosh yang menggunakan sistem operasi Apple Mac OS, meskipun pada awalnya aplikasi ini berjalan di atas sistem operasi Xenix. Aplikasi ini sangat banyak digunakan, apalagi oleh kalangan perkantoran dan pebisnis, para pendidik, siswa, dan trainer. Dimulai pada versi Microsoft Office System 2003, Microsoft mengganti nama dari sebelumnya Microsoft PowerPoint saja menjadi Microsoft Office PowerPoint. Lalu, pada Office 2013, namanya cukup disingkat PowerPoint. Versi terbaru dari PowerPoint adalah versi 15 (Microsoft Office PowerPoint 2013), yang tergabung ke dalam paket Microsoft Office 2013.

Sejarah

Aplikasi Microsoft PowerPoint ini pertama kali dikembangkan oleh Bob Gaskins dan Dennis Austin sebagai Presenter untuk perusahaan bernama Forethought, Inc yang kemudian mereka ubah namanya menjadi PowerPoint.
Pada tahun 1987, PowerPoint versi 1.0 dirilis, dan komputer yang didukungnya adalah Apple Macintosh. Pada waktu itu, PowerPoint masih menggunakan warna hitam/putih, yang mampu membuat halaman teks dan grafik untuk transparansi overhead projector (OHP). Setahun kemudian, versi baru dari PowerPoint muncul dengan dukungan warna, setelah Macintosh berwarna muncul ke pasaran.
Microsoft pun mengakuisisi Forethought, Inc dan tentu saja perangkat lunak PowerPoint dengan harga kira-kira 14 Juta dolar pada tanggal 31 Juli 1987. Pada tahun 1990, versi Microsoft Windows dari PowerPoint (versi 2.0) muncul ke pasaran, mengikuti jejak Microsoft Windows 3.0. Sejak tahun 1990, PowerPoint telah menjadi bagian standar yang tidak terpisahkan dalam paket aplikasi kantoran Microsoft Office System (kecuali Basic Edition).

Versi Baru Baru Ini

Versi terbaru adalah Microsoft Office PowerPoint 2013 (PowerPoint 15). Versi ini dirilis pada bulan Januari 2013, yang merupakan sebuah lompatan yang cukup jauh dari segi antarmuka pengguna dan kemampuan grafik yang ditingkatkan. Selain itu, dibandingkan dengan format data sebelumnya yang merupakan data biner dengan ekstensi *.ppt, versi ini menawarkan format data XML dengan ekstensi *.pptx.


Operasi

Dalam PowerPoint, seperti halnya perangkat lunak pengolah presentasi lainnya, objek teks, grafik, video, suara, dan objek-objek lainnya diposisikan dalam beberapa halaman individual yang disebut dengan "slide". Istilah slide dalam PowerPoint ini memiliki analogi yang sama dengan slide dalam proyektor biasa, yang telah kuno, akibat munculnya perangkat lunak komputer yang mampu mengolah presentasi semacam PowerPoint dan Impress. Setiap slide dapat dicetak atau ditampilkan dalam layar dan dapat dinavigasikan melalui perintah dari si presenter. Slide juga dapat membentuk dasar webcast (sebuah siaran di World Wide Web).
PowerPoint menawarkan dua jenis properti pergerakan, yakni Custom Animations dan Transition. Properti pergerakan Entrance, Emphasis, dan Exit objek dalam sebuah slide dapat diatur oleh Custom Animation, sementara Transition mengatur pergerakan dari satu slide ke slide lainnya. Semuanya dapat dianimaskan dalam banyak cara. Desain keseluruhan dari sebuah presentasi dapat diatur dengan menggunakaan Master Slide, dan struktur keseluruhan dari prsentasi dapat disunting dengan menggunakan Primitive Outliner (Outline).
PowerPoint dapat menyimpan presentasi dalam beberapa format, yakni sebagai berikut:
  • *.PPT (PowerPoint Presentation), yang merupakan data biner dan tersedia dalam semua versi PowerPoint (termasuk PowerPoint 12)
  • *.PPS (PowerPoint Show), yang merupakan data biner dan tersedia dalam semua versi PowerPoint (termasuk PowerPoint 12)
  • *.POT (PowerPoint Template), yang merupakan data biner dan tersedia dalam semua versi PowerPoint (termasuk PowerPoint 12)
  • *.PPTX (PowerPoint Presentation), yang yang merupakan data dalam bentuk XML dan hanya tersedia dalam PowerPoint 12.
Cara Menggunakan Microsoft Power Point
  1. Pilihlah antara presentasi kosong atau templat (alias template). Saat Anda membuat berkas PowerPoint baru, Anda dapat membuat presentasi kosong atau menggunakan templat. Presentasi kosong memungkinkan Anda menerapkan gaya presentasi Anda sendiri, tapi membuatnya bisa memakan waktu lama. Templat memberikan gaya yang seragam pada presentasi Anda, namun mungkin tidak sesuai kebutuhan Anda.
    • Anda bisa mengubah aspek apa pun dalam sebuah templat, jadi Anda bisa memilih yang paling cocok dengan visi Anda dan aturlah sesuka Anda.
    • Anda bisa menerapkan tema pada proyek Anda setelah Anda menambahkan konten. Klik tab Design dan pilihlah sebuah tema. Tema tersebut akan segera diterapkan pada proyek Anda. Anda bisa membatalkannya dengan menekan Ctrl+Z, atau kembali ke tema kosong jika Anda tidak menyukainya.
    • Anda bisa mengakses templat dari tab File. Klik New, lalu jelajahi templat yang tersedia. Anda juga bisa mengunduh templat baru dari berbagai sumber daring.
  2. Buatlah salindia (alias slide) untuk judul. Judul adalah hal pertama yang akan dilihat oleh penonton. Judul harus mudah dibaca dan memberi bayangan akan topik presentasi. Kebanyakan presenter juga memasukkan nama kelompok pada salindia judul mereka.
  3. Tambahkan salindia baru untuk isi presentasi. Tekan Ctrl+M untuk memasukkan salindia baru. Sebuah salindia kosong akan ditambahkan di bawah salindia yang sedang Anda kerjakan. Salindia tersebut akan berisi kotak judul dan kotak teks. Anda bisa menggunakannya, atau memasukkan objek sendiri menggunakan tab Insert.
    • Saat menambahkan kotak teks, Anda bisa mengeklik dan menarik untuk mengubah ukurannya sesuka Anda. Anda kemudian bisa menyesuaikannya belakangan dengan menarik salah satu sudut dengan kursor Anda dan mengeklik serta menarik lagi.
    • Anda bisa mengeklik pada kotak teks manapun dan mulai mengetik untuk mulai memasukkan teks pada presentasi Anda. Anda dapat memformat teks layaknya pada Word, dengan opsi format yang tersedia di tab Home.
  4. Jelajahi presentasi Anda. Anda dapat menggunakan bingkai di bagian kiri jendela untuk menggeser salindia dengan cepat. Mengeklik salindia manapun akan membuka salindia tersebut, jadi Anda bisa menyuntingnya. Anda dapat mengeklik tab Outline untuk melihat pohon outline dari presentasi Anda. Setiap salindia akan diberi label sesuai judul salindia.
  5. Tampilkan pratinjau presentasi Anda. Anda bisa melihat alur dasar dari presentasi Anda di sini dengan menekan F5 untuk memulai tampilan salindia. Klik tetikus Anda untuk maju ke salindia selanjutnya. Gunakan pratinjau salindia untuk menghitung berapa lama waktu presentasi dan seberapa baik informasi mengalir dari satu salindia ke salindia lainnya.

Bagian 2 dari 3: Mendandani Presentasi

  1. Tambahkan transisi antar salindia. Setelah Anda memiliki beberapa konten di salindia Anda, Anda bisa mulai menambahkan efek untuk membuatnya sedikit lebih menarik di mata penonton. Pilihlah sebuah salindia dan klik tab Transitions. Anda akan melihat daftar transisi yang paling umum. Anda juga dapat mengeklik panah di ujung daftar untuk membuka daftar transisi yang tersedia.
    • Saat Anda memilih transisi, hal tersebut mempengaruhi bagaimana salindia tersebut ditampilkan. Contohnya, menambahkan transisi ke salindia ke-2 akan mengubah bagaimana salindia ke-1 berpindah ke salindia ke-2. Anda bisa melihat pratinjau di jendela penyuntingan salindia saat Anda memilih setiap transisi.
    • Hindari memasukkan terlalu banyak transisi. Hal ini bisa mengganggu fokus pembaca pada hal terpenting, yakni konten Anda.
  2. Tambahkan latar belakang. Latar belakang putih tentunya membosankan. Jika presentasi Anda berbentuk teks biasa dengan latar belakang putih polos, penonton akan tertidur sebelum Anda masuk salindia ketiga. Gunakan latar belakang lembut untuk menambah daya tarik visual pada proyek Anda.
    • Klik kanan pada bagian kosong di salindia Anda dan pilih Format Background, atau klik tab Design dan klik ikon panah setelah Background di ujung kanan.
    • Pilih jenis latar. Anda bisa memilih warna solid, isian gradien, latar belakang gambar, atau isian pola. Memilih pilihan apa pun akan menampilkan berbagai opsi pilihan, seperti warna, lokasi gambar, pengaturan gradien, dan lain sebagainya. Cobalah berbagai pengaturan hingga Anda menemukan pengaturan yang sesuai.
    • Pada umumnya, latar belakang hanya akan diterapkan pada salindia yang aktif. Klik tombol Apply to All untuk menerapkan pilihan latar belakang ke seluruh salindia.
    • Pastikan teks Anda masih mudah dibaca dengan latar belakang pilihan Anda.
  3. Tambahkan gambar. Menambah gambar, diagram, dan panduan visual lain akan membantu penonton menangkap ide presentasi Anda. Gambar memecah teks yag monoton dan membuat penonton tetap fokus.
    • Klik tab Insert. Ada berbagai opsi saat Anda akan memasukkan objek. Klik tombol Picture untuk memasukkan gambar dari berkas di komputer Anda. Anda juga bisa mengeklik tombol Photo Album untuk memasukkan seluruh album foto ke salindia.
    • Gunakan tombol Charts untuk memasukkan bagan yang mudah dibaca dan memudahkan penonton mengerti data Anda. Setelah Anda memilih jenis bagan, Excel akan terbuka dan memungkinkan Anda memasukkan data atau menyalin dari tabel yang sudah ada.
    • Gunakan tombol Shapes untuk memasukkan bentuk yang sudah tersedia atau membuat bentuk sendiri. Anda bisa menggunakannya untuk menekankan bagian penting dalam teks atau membuat panah serta indikator grafis lainnya.
    • Hindari memasukkan terlalu banyak gambar pada presentasi. Jika presentasi terlihat terlalu ramai, penonton akan kesulitan memahami informasi tertulisnya.
  4. Tambahkan tautan. Anda dapat menambahkan tautan pada salindia Anda yang akan memungkinkan Anda mengakses alamat web atau surel dengan cepat. Hal ini akan berguna jika Anda menyebarkan presentasi Anda dan ingin pengguna dapat melihat laman web terkait atau mengirimi Anda surel.
    • Untuk menambahkan tautan, tempatkan kursor Anda pada sebuah kotak teks dan klik tombol Hyperlink pada tab Insert. Anda bisa menautkan berkas di komputer Anda, laman web, alamat surel, atau bahkan salindia lain pada presentasi Anda.
  5. Sematkan video. Anda dapat menambahkan berkas video pada salindia Anda. Hal ini akan berguna untuk laporan atau jenis video lain yang mungkin terkait presentasi Anda. Berkas video akan dimainkan saat salindia muncul.[1]
    • Klik tombol Video di tab Insert. Anda akan dapat menjelajah komputer Anda untuk memilih video.
    • Meskipun tidak secara langsung, Anda juga bisa menyematkan video YouTube. Bacalah panduan ini untuk mengetahui caranya.

Bagian 3 dari 3: Membuat Presentasi Mudah Diingat

  1. Perkecil jumlah salindia. Presentasi yang sangat panjang akan membosankan bagi penonton Anda, meskipun mereka terobsesi dengan subjek yang Anda bawakan. Salindia berlebihan dengan konten yang sedikit juga akan memperlama presentasi serta melelahkan penonton. Cobalah membuat presentasi Anda singkat dan ramah penonton, serta pastikan Anda menggunakan ruang kosong pada setiap salindia semaksimal mungkin.[2]
  2. Pilih ukuran fon (alias font) yang baik. Presentasi didesain untuk dibaca, tanpanya, Anda hanya berceramah. Pastikan penonton Anda dapat membaca dengan mudah apa yang Anda tulis. Fon berukuran 10 mungkin terlihat baik saat Anda duduk di hadapan komputer, namun saat diproyeksikan di layar, penonton akan maju ke depan dan kesulitan membaca.
    • Catatan lain, pastikan fon pilihan Anda mudah dibaca. Fon bergelombang dan berlebihan mungkin terlihat bagus, namun penonton tidak akan peduli jika mereka tidak bisa membacanya.
  3. Terapkan gaya yang konsisten dan lembut. Presentasi terbaik adalah presentasi yang memiliki gaya yang konsisten dan tegas. Gunakan sesedikit mungkin warna dan aksen gaya untuk membuat presentasi Anda menarik tanpa terlihat berlebihan. Saat Anda ragu, lihatlah templat untuk panduan.
  4. Periksalah kesalahan ejaan dan tata bahasa. Jika Anda salah mengeja suatu kata, Anda mungkin tidak menyadarinya, namun salah satu penonton Anda pasti menyadarinya. Kesalahan eja atau tata bahasa akan menurunkan kredibilitas Anda, bahkan di bawah sadar, jadi Anda mungkin ingin bekerja lebih keras untuk memastikan presentasi Anda ditulis dengan jelas dan benar.[3]
    • Mintalah seseorang menyunting presentasi Anda sebelum Anda menyajikannya. Orang lain akan lebih mungkin menemukan kesalahan daripada Anda sendiri.

Sumber : Wikipedia.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar